Kring! Kring! Kring! Alarm di tempat tidurnya ve bunyi. Dan matahari pun mulai muncul + menerangi stngah sudut kamarnya ve. Mendengar alarm nya it bunyi ve cepat cepat beranjak dari tempat tidurnya. "mati gua, udah hampir jam 7. Bisa bisa di suruh jalan kodok gua . Masak hari pertama gua SMA gua udah di permalukan gni" pikir ve. Dia pun cepat cepat pegi k kamar mandi. Karna ve tidak hati hati. Dia pun tepelest. Gedebuk! Bdan ve trjath k lantai kamar mandi. Ve pun mencoba bangun walaupn rasanya pinggang nya serasa patah. Huh sial! Keluh ve. Beberapa menit kemudian d kamar ve. . .
"LALALA. Semprot sini semprot sana" sambl memegang parfum y. Mama ve pun datng k kamar ve. "ve! Cepatan dg. Mamah udah telat ni. Ntar mamah ada meetng sama perusahaan yg membrikan saham nya k kita.". Ve pun meninggal kan kamar nya. Dan langsung mengambl roti yg ada d meja makan. Ve pun memakan roti it seperti orang yg tidak makan sudah seminggu.
D dalam mobl.. "ve, kamu ini anak cewek kok makan nya kayak gt. Apa tidak malu kalau teman2 mu tau ?" . Ve pun menjawb "ah mama. Siapa mereka? Mereka juga bukan yg crikan aku makan mah" ve brsungut sungut. Tidak lama kemudian, mbl mama ve sudah trparkir d dpan sekolah barunya ve. "mah, ve sekolah dulu" seru ve sambl brlari.
D sekolah bru ve..
"wah. Kamu murid bru ya? Murid pindahan dari antarita. Sekolah favorit yg ada di jakarta itu ya?" oceh seorang teman yg penampilan nya menor hbs. "he, eh. " jawb ve ketus. Belum saja ve duduk di tempat dudk yg kosong. Ve sudah mendapat seribu ajakan buat brteman. Dan seperti yg kita tau. Itu kbnyakan cowok. Secra gt. Ve anak orang kaya. Nyokapnya pemilik perusahaan ternama di daerah it. Ve pun cantik. Ve seperti wanita yg hampir mendkati kata perfect. Sementara di dpan kelasnya ve, ada 3 orang cewek yg sepertinya tidak senang akan khadiran ve. Mrka mrasa tertandingi. Mrka kalah saing. Dengan muka yg judes bak setan itu pun mereka trus memperhatikan ve.
Brsambung!
"LALALA. Semprot sini semprot sana" sambl memegang parfum y. Mama ve pun datng k kamar ve. "ve! Cepatan dg. Mamah udah telat ni. Ntar mamah ada meetng sama perusahaan yg membrikan saham nya k kita.". Ve pun meninggal kan kamar nya. Dan langsung mengambl roti yg ada d meja makan. Ve pun memakan roti it seperti orang yg tidak makan sudah seminggu.
D dalam mobl.. "ve, kamu ini anak cewek kok makan nya kayak gt. Apa tidak malu kalau teman2 mu tau ?" . Ve pun menjawb "ah mama. Siapa mereka? Mereka juga bukan yg crikan aku makan mah" ve brsungut sungut. Tidak lama kemudian, mbl mama ve sudah trparkir d dpan sekolah barunya ve. "mah, ve sekolah dulu" seru ve sambl brlari.
D sekolah bru ve..
"wah. Kamu murid bru ya? Murid pindahan dari antarita. Sekolah favorit yg ada di jakarta itu ya?" oceh seorang teman yg penampilan nya menor hbs. "he, eh. " jawb ve ketus. Belum saja ve duduk di tempat dudk yg kosong. Ve sudah mendapat seribu ajakan buat brteman. Dan seperti yg kita tau. Itu kbnyakan cowok. Secra gt. Ve anak orang kaya. Nyokapnya pemilik perusahaan ternama di daerah it. Ve pun cantik. Ve seperti wanita yg hampir mendkati kata perfect. Sementara di dpan kelasnya ve, ada 3 orang cewek yg sepertinya tidak senang akan khadiran ve. Mrka mrasa tertandingi. Mrka kalah saing. Dengan muka yg judes bak setan itu pun mereka trus memperhatikan ve.
Brsambung!






0 komentar:
Posting Komentar